Sejarah Permainan Basket

Permainan bola basket
diciptakan oleh Prof. Dr. James A. Naismith salah seorang guru
pendidikan jasmani Young Mens Christian Association (YMCA) Springfield,
Massachusets, Amerika Serikat pada tahun 1891. Gagasan yang mendorong
terwujudnya cabang olahragabaru ini ialah adanya kenyataan bahwa waktu
itu keanggotaan dan pengunjung sekolah tersebut kian hari kian merosot.
Sebab utamanya adalah rasa bosan dari para anggota dalam mengikuti
latihan olahraga Senam yang gerakannya kaku. Di samping itu kebutuhan
yang dirasakan pada musim dingin untuk tetap melakukan olahraga yang
menarik semakin mendesak.
Dr. Luther Gullick, pengawas kepala bagian olahraga pada sekolah tersebut menyadari adanya gejala yang kurang baik itu dan segera menghubungi Prof. Dr. James A. Naismith serta memberi tugas kepadanya untuk menyusun suatu kegiatan olahraga yang baru yang dapat dimainkan di ruang tertutup pada sore hari.
Dalam menyambut tugasnya itu Nasimith menyusun suatu gagasan yang sesuai dengan kebutuhan ruang tertutup yakni permainan yang tidak begitu keras, tidak ada unsur menendan, menjegal dan menarik serta tidak sukar dipelajari. Langkah pertama, diujinya gubahan dari permainan Footbal, Baseball, Lacrose dan Sepakbola. Tetapi tidak satupun yang cocok dengan tuntutannya. Sebab disamping sulit dipelajari, juga permainan tersebut masih terlalu keras untuk dimainkan di ruangan tertutup yang berlampu.
Dari hasil percobaan yang dilakukan itu Naismith akhrinya sampai pada kesimpulan bahwa permainan yang baru itu harus mempergunakan bola yang bentuknya bulat, tidak menjegal, dan harus menghilangkan gawang sebagai sasarannya. Untuk menjinakkan bola sebagai pengganti menendang dilakukan gerakan mengoper dengan tangan serta menggiring bola (dribbling) sebagai puncak kegairahan, gawang diganti dengan sasaran lain yang sempit dan terletak di atas para pemain, sehingga dengan obyek sasaran yang demikian pengutamaan tembakan tidak terletak pada kekuatan seperti yang terjadi pada waktu menendang, melainkan pada ketepatan menembak.
Semula Naismith akan menggunakan kotak kayu untuk sasaran tembakan tersebut, tetapi berhubung waktu percobaan dilakukan yang ada hanya keranjang (basket) buah persik yang kosong, maka akhirnya keranjang itulah dijadikan sasaran tembakan. Dari perkataan basket ini kemudian permainan baru yang ditemukan Prof. Dr. James A. Naismith tersebut dinamakan Basketball.
ada awalnya,setiap tim berjumlah sembilan orang
dan tidak ada dribble,sehingga bola hanya dapat berpindah melalui
lemparan. Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan
dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith. Aturan dasar tersebut
adalah sebagai berikut.Dr. Luther Gullick, pengawas kepala bagian olahraga pada sekolah tersebut menyadari adanya gejala yang kurang baik itu dan segera menghubungi Prof. Dr. James A. Naismith serta memberi tugas kepadanya untuk menyusun suatu kegiatan olahraga yang baru yang dapat dimainkan di ruang tertutup pada sore hari.
Dalam menyambut tugasnya itu Nasimith menyusun suatu gagasan yang sesuai dengan kebutuhan ruang tertutup yakni permainan yang tidak begitu keras, tidak ada unsur menendan, menjegal dan menarik serta tidak sukar dipelajari. Langkah pertama, diujinya gubahan dari permainan Footbal, Baseball, Lacrose dan Sepakbola. Tetapi tidak satupun yang cocok dengan tuntutannya. Sebab disamping sulit dipelajari, juga permainan tersebut masih terlalu keras untuk dimainkan di ruangan tertutup yang berlampu.
Dari hasil percobaan yang dilakukan itu Naismith akhrinya sampai pada kesimpulan bahwa permainan yang baru itu harus mempergunakan bola yang bentuknya bulat, tidak menjegal, dan harus menghilangkan gawang sebagai sasarannya. Untuk menjinakkan bola sebagai pengganti menendang dilakukan gerakan mengoper dengan tangan serta menggiring bola (dribbling) sebagai puncak kegairahan, gawang diganti dengan sasaran lain yang sempit dan terletak di atas para pemain, sehingga dengan obyek sasaran yang demikian pengutamaan tembakan tidak terletak pada kekuatan seperti yang terjadi pada waktu menendang, melainkan pada ketepatan menembak.
Semula Naismith akan menggunakan kotak kayu untuk sasaran tembakan tersebut, tetapi berhubung waktu percobaan dilakukan yang ada hanya keranjang (basket) buah persik yang kosong, maka akhirnya keranjang itulah dijadikan sasaran tembakan. Dari perkataan basket ini kemudian permainan baru yang ditemukan Prof. Dr. James A. Naismith tersebut dinamakan Basketball.
1. Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
2. Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua
tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
3. Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan
bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila
pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
4. Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota
tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
5. Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul pemain lawan dengan cara disengaja. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sangsi berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang tim nya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
6. Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
7. Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
8. Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
9. Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasit yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. pemain yang melempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
10. Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
11. Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
12. Waktu pertandingan adalah 4 babak masing-masing 10 menit
13. Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang.
Pada Agustus 1936, saat menghadiri Olimpiade Berlin 1936, ia dinamakan sebagai Presiden Kehormatan Federasi Bola Basket Internasional.lahir sebagai warga Kanada, ia menjadi warga negara Amerika Serikat pada 4 Mei 1925.
Naismith meninggal dunia 28 November 1939, kurang dari enam bulan setelah menikah untuk kedua kalinya.
Lapangan, Waktu, dan Jumlah Pemain Bola Basket

Permainan bola basket adalah persegi panjang dengan ukuran panjang lapangan yaitu 26 meter serta lebar lapangan yaitu 14 meter. Tiga buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan basket memiliki panjang jari-jari yaitu 1,80 meter.
Jumlah pemain dalam permainan bola basket adalah 5 orang dalam satu regu dengan cadangan 5 orang. Sedangkan jumlah wasit dalam permainan bola basket adalah 2 orang. Wasit 1 disebut Referee sedangkan wasit 2 disebut Umpire.
Waktu permainan 4 X 10 menit. Di antara babak 1, 2, 3, dan babak 4 terdapat waktu istirahat selama 10 menit. Bila terjadi skor yang sama pada akhir pertandingan harus diadakan perpanjangan waktu sampai terjadi selisih skor. Di antara dua babak tambahan terdapat waktu istirahat selama 2 menit. Waktu untuk lemparan ke dalam yaitu 5 detik.
Keliling bola yang digunakan dalam permainan bola basket adalah 75 cm - 78 cm. Sedangkan berat bola adalah 600 - 650 gram. Jika bola dijatuhkan dari ketinggian 1,80 meter pada lantai papan, maka bola harus kembali pada ketinggian antara 1,20 - 1,40 meter.
Panjang papan pantul bagian luar adalah 1,80 meter sedangkan lebar papan pantul bagian luar adalah 1,20 meter. Dan panjang papan pantul bagian dalam adalah 0,59 meter sedangkan lebar papan pantul bagian dalam adalah 0,45 meter.
Jarak lantai sampai ke papan pantul bagian bawah adalah 2,75 meter. Sementara jarak papan pantul bagian bawah sampai ke ring basket adalah 0,30 meter. Ring basket memiliki panjang yaitu 0,40 meter. Sedangkan jarak tiang penyangga sampai ke garis akhir adalah 1 meter.
Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket adalah 1,80 meter dengan ukuran lebar garis yaitu 0,05 meter. Panjang garis akhir lingkaran daerah serang yaitu 6 meter. Sedangkan panjang garis tembakan hukuman yaitu 3,60 meter.
Peraturan Permainan Bola Basket

Aturan dasar pada permainan Bola Basket adalah sebagai berikut.
* Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
* Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
* Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
* Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
* Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
* Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
* Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
* Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
* Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
* Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
* Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
* Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit
* Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang Teknik Dasar Permainan Bola Basket
Cara memegang bola basket adalah sikap tangan membentuk mangkok besar. Bola berada di antara kedua telapak tangan. Telapak tangan melekat di samping bola agak ke belakang, jari-jari terentang melekat pada bola. Ibu jari terletak dekat dengan badan di bagian belakang bola yang menghadap ke arah tengah depan. Kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan. Badan sedikit condong ke depan dan lutut rileks.
Dalam menangkap bola harus diperhatikan agar bola berada dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Saat bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakang atau mengikuti arah datangnya bola. Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua macam cara yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap boka di depan dada.
Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara yaitu melempar bola dari atas kepala (over head pass), melempar bola dari dari depan dada (chest pass) yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan, serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai (bounce pass).
Menggiring bola (dribbling ball) adalah suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Saat bola bergerak ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola. Tekanlah bola saat mencapai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan pergelangan tangan. Menggiring bola dalam permainan bola basket dapat dibagi menjadi dua cara, yaitu menggiring bola rendah dan menggiring bola tinggi. Menggiring bola rendah bertujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan. Menggiring bola tinggi dilakukan untuk mengadakan serangan yang cepat ke daerah pertahanan lawan.
Pivot atau memoros adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki yang lain dapat berputar 360 derajat.
Shooting adalah usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan untuk meraih poin. Dalam melakukan shooting ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan satu tangan.
Lay-up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat agar dapat meraih poin. Lay-up disebut juga dengan tembakan melayang.
Jadwal dan Hasil Pertandingan Timnas Basket Putra dan Putri Indonesia di 26th Sea Games 2011
Berikut jadwal dan hasil pertandingan timnas basket putra dan putri Indonesia di 26th Sea Games dari tanggal 14-20 November 2011 [tim yang menang dibold]:
SENIN 14 November 2011
09:00 Thailand vs Vietnam (putra) 85-54
11:00 Filipina vs Kamboja (putra) 127-68
13:00 Malaysia vs Filipina (putri) 56-64
15:00 Indonesia vs Myanmar (putri) 78-86
17:00 Singapura vs Malaysia (putra) 59-67
19:00 Indonesia vs Myanmar (putra) 84-45
09:00 Thailand vs Vietnam (putra) 85-54
11:00 Filipina vs Kamboja (putra) 127-68
13:00 Malaysia vs Filipina (putri) 56-64
15:00 Indonesia vs Myanmar (putri) 78-86
17:00 Singapura vs Malaysia (putra) 59-67
19:00 Indonesia vs Myanmar (putra) 84-45
SELASA 15 November 2011
09:00 Indonesia vs Thailand (putri) 56-61
11:00 Myanmar vs Malaysia (putri) 52-74
13:00 Kamboja vs Thailand (putra) 62-85
15:00 Vietnam vs Filipina (putra) 53-107
17:00 Myanmar vs Singapura (putra) 74-91
19:00 Malaysia vs Indonesia (putra) 45-59
09:00 Indonesia vs Thailand (putri) 56-61
11:00 Myanmar vs Malaysia (putri) 52-74
13:00 Kamboja vs Thailand (putra) 62-85
15:00 Vietnam vs Filipina (putra) 53-107
17:00 Myanmar vs Singapura (putra) 74-91
19:00 Malaysia vs Indonesia (putra) 45-59
RABU 16 November 2011
09:00 Kamboja vs Vietnam (putra) 57-78
11:00 Thailand vs Filipina (putra) 69-103
13:00 Myanmar vs Filipina (putri) 39-57
15:00 Thailand vs Malaysia (putri) 74-59
17:00 Malaysia vs Myanmar (putra) 100-72
19:00 Indonesia vs Singapura (putra) 80-75
09:00 Kamboja vs Vietnam (putra) 57-78
11:00 Thailand vs Filipina (putra) 69-103
13:00 Myanmar vs Filipina (putri) 39-57
15:00 Thailand vs Malaysia (putri) 74-59
17:00 Malaysia vs Myanmar (putra) 100-72
19:00 Indonesia vs Singapura (putra) 80-75
KAMIS 17 November 2011 [OFF]
Filipina [A1] keluar sebagai juara Grup A.
Thailand [A2] finish sebagai runner up Grup A. Indonesia [B1] keluar
sebagai juara Grup B, dan Malaysia [B2] finish sebagai runner up Grup B.
JUMAT 18 November 2011
11:00 Penentuan peringkat 7-8: Myanmar vs Kamboja (putra) 80-84
13:00 Thailand vs Filipina (putri) 75-73
15:00 Semifinal 1: A1 Filipina vs B2 Malaysia (putra) 103-74
17:00 Indonesia vs Malaysia (putri) 48-70
19:00 Semifinal 2: B1 Indonesia vs A2 Thailand (putra) 62-65
11:00 Penentuan peringkat 7-8: Myanmar vs Kamboja (putra) 80-84
13:00 Thailand vs Filipina (putri) 75-73
15:00 Semifinal 1: A1 Filipina vs B2 Malaysia (putra) 103-74
17:00 Indonesia vs Malaysia (putri) 48-70
19:00 Semifinal 2: B1 Indonesia vs A2 Thailand (putra) 62-65
SABTU 19 November 2011
15:00 Filipina vs Indonesia (putri) 73-68
17:00 Myanmar vs Thailand (putri) 77-70
19:00 Penentuan peringkat 5-6: Vietnam vs Singapura (putra) 48-91
15:00 Filipina vs Indonesia (putri) 73-68
17:00 Myanmar vs Thailand (putri) 77-70
19:00 Penentuan peringkat 5-6: Vietnam vs Singapura (putra) 48-91
MINGGU 20 November 2011
17:00 Penentuan peringkat 3-4 Indonesia vs Malaysia (putra) 78-54
19:00 Final Filipina vs Thailand (putra) 85-57
17:00 Penentuan peringkat 3-4 Indonesia vs Malaysia (putra) 78-54
19:00 Final Filipina vs Thailand (putra) 85-57
Harga Tiket Masuk [HTM]:
Harga tiket per hari pertandingan penyisihan Grup 26th Sea Games 2011. Tiket dapat dibeli di ticket box yang terletak di dekat gate IF [Foto 9]:
- [VIP] 100.000 (lantai.1)
- [Tribun 1] 50.000 (lantai.3)
- [Tribun 2] 25.000 (lantai.3)
HTM Semifinal & Final SEA Games:
- [VIP] 200.000 (lantai.1)
- [Tribun 1] 100.000 (lantai.3)
- [Tribun 2] 50.000 (lantai.3)
Tiket basket Sea Games bisa dibeli di
www.rajakarcis.com atau beli di Britama Arena Sports Mall Kelapa
Gading saat pertandingan berlangsung. Sekali beli tiket hari tersebut,
dapat menonton semua pertandingan yang berlangsung di hari pembelian
tiket. Pertandingan basket Sea Games akan berlangsung di Britama Arena.
Tidak ada pertandingan di hari Kamis, 17 November 2011.
Ayo dukung timnas basket putra dan putri Indonesia di Sea Games XXVI dengan datang langsung ke Sportsmall Kelapa Gading!
Timnas basket putra Indonesia berada di Grup B Sea Games XXVI.
Tim nasional bola basket Indonesia putra tergabung di grup berat
[Grup B] bersama Malaysia, Singapura dan Myanmar pada ajang SEA Games
2011. Juara bertahan Filipina berada di Grup A bersama Thailand,
Kamboja dan Vietnam.
Sementara itu di bagian Putri, akan digelar secara
round-robin. "Semua tim akan saling berhadapan,” kata Agus. Lima tim
yang bertanding adalah Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina dan
Myanmar. Nantinya klasemen akhir akan menentukan medali.
Untuk tim putra, menang di babak penyisihan grup akan
mendapatkan 2 point, sementara untuk tim yang kalah akan mendapat 1
point. Untuk tim basket putri, menang dengan lawan di grup akan
mendapatkan 2 point, sementara untuk tim yang kalah akan mendapat 1
point.
Berikut adalah klasemen 26th Sea Games tahun 2011 untuk cabang basket putra dan putri:
| League Standing - Basketball |
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Hasil akhir peringkat 1-5 timnas basket putri 26th Sea Games 2011:
- Peringkat 1: Thailand [medali emas]
- Peringkat 2: Filipina [medali perak]
- Peringkat 3: Malaysia [medali perunggu]
- Peringkat 4: Myanmar
- Peringkat 5: Indonesia
Hasil akhir peringkat 1-8 timnas basket putra 26th Sea Games 2011:
- Peringkat 1: Filipina [medali emas]
- Peringkat 2: Thailand [medali perak]
- Peringkat 3: Indonesia [medali perunggu]
- Peringkat 4:Malaysia
- Peringkat 5: Singapura
- Peringkat 6: Vietnam
- Peringkat 7: Kamboja
- Peringkat 8: Myanmar
Dari cabang olahraga basket, Indonesia menyumbangkan
sebuah medali perunggu di 26th Sea Games 2011. Selamat buat timnas
basket putra dan industri bola basket di Indonesia! Jaya terus
Indonesiaku!
susunan Pemain Timnas Basket Putra 26th Sea Games 2011
Susunan Pemain Timnas Basket Putra 26th Sea Games 2011. Tim Sportku.com akan membahas tentang susunan 12 pemain timnas [tim nasional] basket putra tahun 2011. 12 pemain ini sudah mengikuti turnamen 9th SEABA CHAMPIONSHIP 2011. 12 pemain ini akan dipersiapkan untuk bertanding membela Indonesia di 26th Sea Games November 2011.
Kejuaraan Sea Games 2011 akan diselenggarakan pada
tanggal 11 sampai 22 November 2011 di Jakarta dan Palembang. Salah satu
cabang yang akan diikuti oleh tim Indonesia adalah basket.
Pada awalnya PP Perbasi mengundang 24 nama pemain
basket putra seperti Youbel Sondakh, Kelly Purwanto, Oki Wira, Sandy,
Febri, Lolik, Pringgo Agus Rahman, Yandi, Mario Gerungan, dan lain-lain
untuk mengikuti seleksi tim nasional 2011.
Namun setelah melewati beberapa kali seleksi ketat,
tercatatlah 12 nama pemain putra yang akan mewakili timnas basket putra
di tahun 2011. Bukan tidak mungkin akan ada perubahan pemain lagi dalam
skuad timnas [apabila ada pemain yang cedera].
Susunan pemain tim nasional basket putra 2011
berjumlah 12 orang pemain dan lima orang officials tim. Berikut adalah
pemain tim basket nasional putra tahun 2011 berdasarkan nomor punggung
[dan nama panggilan mereka]:
4. Xaverius Prawiro [Iyus]
* Klub: Aspac Jakarta
* Lahir: 30 Desember 1986
* Tinggi badan: 184 cm
* Berat badan: 81 kg
* Posisi: Point Guard / Shooting Guard
* Klub: Aspac Jakarta
* Lahir: 30 Desember 1986
* Tinggi badan: 184 cm
* Berat badan: 81 kg
* Posisi: Point Guard / Shooting Guard
Xaverius adalah salah satu guard Indonesia yang
mempunyai shooting terbaik. Xaverius memiliki defense yang kuat.
Xaverius juga bisa bermain sebagai combo guard [alias bermain di kedua
posisi guard] dengan sama efektifnya.
Walaupun Xaverius biasa bermain sebagai bench player,
namun seringkali ia finish the game di lapangan. Tidak diragukan lagi
kalau Xaverius pasti akan mendapatkan menit bermain dan peran yang
cukup di timnas basket putra Indonesia 2011.
5. Andy Poedjakesuma [Batam]
* Klub: Pelita Jaya Esia
* Lahir: 8 November 1980
* Tinggi badan: 187 cm
* Berat badan: 88 kg
* Posisi: Small Forward
* Klub: Pelita Jaya Esia
* Lahir: 8 November 1980
* Tinggi badan: 187 cm
* Berat badan: 88 kg
* Posisi: Small Forward
Batam adalah pemain yang mempunyai akurasi tembakan
yang bagus. Pemain dengan julukan Batam ini selalu menjadi senjata
serangan dari garis tiga angka. Dengan badan yang besar untuk posisi
tiga [di liga Indonesia], Batam mempunyai kombinasi speed, strength, dan
outside shooting sebagai ancaman.
Batam mengawali karirnya di tahun 1997 dengan
bergabung bersama tim Aspac. Batam terpilih untuk memperkuat timnas
Indonesia di tahun 2005, 2007, dan 2011. Di tahun 2009, Batam memilih
pindah klub dari Aspac ke Pelita Jaya Esia hingga sekarang.
6. Ary Chandra [Ary]
* Klub: Pelita Jaya Esia Jakarta
* Lahir: Jakarta, 10 November 1984
* Tinggi badan: 182 cm
* Berat badan: 73 kg
* Posisi: Shooting Guard
* Klub: Pelita Jaya Esia Jakarta
* Lahir: Jakarta, 10 November 1984
* Tinggi badan: 182 cm
* Berat badan: 73 kg
* Posisi: Shooting Guard
Ary adalah shooter untuk timnas. Ia sempat masuk first team NBL musim pertama dan akan memberikan variasi serangan untuk timnas.
7. Amin Prihantono [Amin]
* Klub: Satria Muda Britama Jakarta
* Lahir: 27 Mei 1982
* Tinggi badan: 188 cm
* Berat badan: 85 kg
* Posisi: Shooting Guard / Small Forward
* Klub: Satria Muda Britama Jakarta
* Lahir: 27 Mei 1982
* Tinggi badan: 188 cm
* Berat badan: 85 kg
* Posisi: Shooting Guard / Small Forward
Amin adalah seorang shooter murni [pure shooter] yang
dimiliki timnas Indonesia. Gaya bermain Amin menyerupai shooter-shooter
legendaris seperti Ray Allen dan Reggie Miller, yang menggunakan screen
dari rekan setim untuk membebaskan dirinya dan mendapat open look untuk
shooting.
Peran Amin sangat niche dan jelas di timnas maupun di
timnya sendiri, yaitu sebagai seorang shooter. Defense yang lumayan dan
kemampuan menembak tiga angka menjadikan peran Amin tak tergantikan.
Amin biasanya akan start dan finish the game.
8. Faisal Julius Achmad [Faisal]
* Klub: Satria Muda Britama Jakarta
* Lahir: 13 Desember 1981
* Tinggi badan: 180 cm
* Berat badan: 80 kg
* Posisi: Point Guard
* Klub: Satria Muda Britama Jakarta
* Lahir: 13 Desember 1981
* Tinggi badan: 180 cm
* Berat badan: 80 kg
* Posisi: Point Guard
Faisal adalah salah satu point guard terbaik Indonesia
saat ini. Kekuatan terbesar Faisal adalah kemampuan tembakan tiga angka
yang bisa diandalkan/konsisten [dengan release dan handle yang cukup
unik] dan tentu saja playmaking ability.
Namun sayang di timnas 2011 Faisal kalah bersaing
dengan rotasi Wuysang, Xaverius, dan Amin di posisi guard. Akan tetapi
Faisal tidak merasakan aroma persaingan, selama ia memberikan yang
terbaik untuk negara.
9. Dimas Aryo Dewanto [Dimas]
* Klub: Pelita Jaya Esia
* Lahir: 2 Mei 1986
* Tinggi badan: 180 cm
* Berat badan: 76 kg
* Posisi: Shooting Guard
* Klub: Pelita Jaya Esia
* Lahir: 2 Mei 1986
* Tinggi badan: 180 cm
* Berat badan: 76 kg
* Posisi: Shooting Guard
Dimas adalah seorang guard yang mempunyai kecepatan
yang luar biasa. Mungkin tidak ada satupun pemain di timnas basket
putra Indonesia yang memiliki kecepatan off and on the ball seperti
Dimas. Speed adalah keunggulan Dimas Aryo. Selain itu, defensenya pun
tidak diragukan lagi.
Apabila Dimas bisa memperbaiki shootingnya agar lebih
konsisten lagi, maka ia bisa mendapatkan menit bermain lebih di timnas.
Karena saat ini, Dimas hanya diturunkan apabila match up dengan lawan
membutuhkan defensenya. Yang jelas, walaupun hanya sebagai pemain
ke-11, Dimas mempunyai masa depan yang cerah.
10. Mario Wuysang [Wuysang]
* Klub: Satria Muda Britama Jakarta
* Lahir: 5 Mei 1979
* Tinggi badan: 176 cm
* Berat badan: 75 kg
* Posisi: Point Guard
* Klub: Satria Muda Britama Jakarta
* Lahir: 5 Mei 1979
* Tinggi badan: 176 cm
* Berat badan: 75 kg
* Posisi: Point Guard
Wuysang adalah starting point guard untuk timnas
basket putra Indonesia 2011. Kemampuan ball handlingnya yang solid
membuat musuh sulit untuk merebut bola dari tangannya. Ball security
yang mantap membuat pelatih mempercayakan posisi jendral lapangan
padanya.
Wuysang sering kali harus mengambil keputusan dalam
pola pick and roll yang dimainkan timnas, either itu mempassing,
menerobos, atau menembak dari luar. Faisal bahkan berkomentar bahwa
Wuysang adalah point guard terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini.
Bersama Dodo, Wuysang adalah salah satu dari dua
pemain yang pasti mengisi posisi starter [di Center dan Point Guard]
timnas basket putra Indonesia 2011.
11. Dwi Haryoko [Dwi]
* Klub: CLS Knights Surabaya
* Lahir: Purwokerto, 01 February 1985
* Tinggi badan: 193 cm
* Berat badan: 90 kg
* Posisi: Center
* Klub: CLS Knights Surabaya
* Lahir: Purwokerto, 01 February 1985
* Tinggi badan: 193 cm
* Berat badan: 90 kg
* Posisi: Center
Another big man yang dibutuhkan sebagai pelapis dan
lawan sparring latihan buat Dodo, Rony, dan Koming. Timnas tetap butuh
big man sebagai insurance mereka apabila salah satu dari empat big man
andalan mereka cedera.
12. Ponsianus Indrawan [Koming]
* Klub: Pelita Jaya Esia
* Lahir: 13 Agustus 1973
* Tinggi badan: 191 cm
* Berat badan: 85 kg
* Posisi Power Forward
* Klub: Pelita Jaya Esia
* Lahir: 13 Agustus 1973
* Tinggi badan: 191 cm
* Berat badan: 85 kg
* Posisi Power Forward
Koming adalah PF andalan Indonesia yang mempunyai
offensive skills yang mumpuni. Gerakan low postnya di offense cukup
bervariasi dan mempunyai kemampuan offensive rebound yang baik.
13. Rony Gunawan [Aconk]
* Klub: Satria Muda Britama Jakarta
* Lahir: 20 Agustus 1980
* Tinggi badan: 194 cm
* Berat badan: 89 kg
* Posisi: Center / Power Forward
* Klub: Satria Muda Britama Jakarta
* Lahir: 20 Agustus 1980
* Tinggi badan: 194 cm
* Berat badan: 89 kg
* Posisi: Center / Power Forward
Aconk biasa bermain di posisi center, namun karena ia
setim dengan Dodo [yang berposisi center] di timnas dan di klub, membuat
ia harus adjust jika dimainkan bersamaan dengan Dodo.
Aconk adalah salah satu big man Indonesia yang paling
smart. Dengan basic fundamental yang sangat baik, Aconk mempunyai
basketball IQ yang tinggi, smart menggunakan tubuhnya untuk defense, dan
kaya akan low post offensive moves. Ia tahu kapan harus menembak,
mengoper, maupun mendribble.
Aconk merevitalisasi dirinya dengan menambah skill
menembak tiga angka. Sekarang dengan kemampuan tembakan three pointsnya,
Aconk pun bisa bermain di posisi 2 atau 3 sekalipun.
14. Wellyanson Situmorang [Welly]
* Klub: Satria Muda Britama Jakarta
* Lahir: 19 Juli 1982
* Tinggi badan: 188 cm
* Berat badan: 90 kg
* Posisi: Power Forward
* Klub: Satria Muda Britama Jakarta
* Lahir: 19 Juli 1982
* Tinggi badan: 188 cm
* Berat badan: 90 kg
* Posisi: Power Forward
Welly berperan sebagai kapten di tim Satria Muda
Britama Jakarta tahun 2010 sampai sekarang. Welly adalah tipe undersized
power forward karena pada umumnya ia lebih pendek pada pemain berposisi
4. Namun jangan meremehkan Welly karena ia mempunyai outside shooting
yang bagus dan powerful dalam menjaga lawan.
15. Christian Ronaldo Sitepu [Dodo]
* Klub: Satria Muda Britama Jakarta
* Lahir: 27 Oktober 1986
* Tinggi badan: 200 cm
* Berat badan: 99 kg
* Posisi: Center
* Klub: Satria Muda Britama Jakarta
* Lahir: 27 Oktober 1986
* Tinggi badan: 200 cm
* Berat badan: 99 kg
* Posisi: Center
Dodo adalah center utama andalan tim nasional
Indonesia. Sebagai jangkar utama defense timnas, size dan power Dodo
sangat dibutuhkan untuk menjaga pertahanan Indonesia.
Untuk offense dan kemampuan Dodo untuk stay out of
foul trouble masih belum konsisten, namun Dodo menunjukkan potensi yang
menjanjikan dengan terus mengimprove gerakan menyerangnya di low post
dan melatih tembakan jarak jauhnya.
Dodo juga harus belajar dan bersikap sebagai pemain
terbaik milik negara Indonesia, dimana ia harus lebih konsisten lagi
dalam memberikan pengaruh terhadap hasil menang/kalah timnas.
Official timnas basket putra tahun 2011 :
1. Syailendra Bakrie sebagai tim manajer.
2. Andiko Ardi Purnomo sebagai asisten manajer.
3. Horongbala Rastafari sebagai pelatih utama. Rastafari adalah pelatih tim Pelita Jaya Esia.
4. Fictor Roring sebagai asisten pelatih satu. Fictor Roring adalah pelatih tim Satriamuda Britama Jakarta.
5. Johannis Winar sebagai asisten pelatih dua.
1. Syailendra Bakrie sebagai tim manajer.
2. Andiko Ardi Purnomo sebagai asisten manajer.
3. Horongbala Rastafari sebagai pelatih utama. Rastafari adalah pelatih tim Pelita Jaya Esia.
4. Fictor Roring sebagai asisten pelatih satu. Fictor Roring adalah pelatih tim Satriamuda Britama Jakarta.
5. Johannis Winar sebagai asisten pelatih dua.
Cadangan timnas basket putra Indonesia 2011:
- Romy Chandra
- Mario Gerungan
Membahas Performa Timnas Basket Putra Indonesia di 26th Sea Games 2011
Lihat hasil dan skor akhir pertandingan-pertandingan timnas basket putra dan putri Indonesia di 26th Sea Games 2011 di sini. Untuk melihat roster lengkap susunan pemain timnas basket putra klik di sini.
Indonesia sendiri tergabung dalam Grup B
di 26th Sea Games 2011 bersama Myanmar, Malaysia, dan Singapura. Pada
babak penyisihan grup, Indonesia berhasil menyapu bersih semua lawannya,
dan mendapatkan point penuh [6 points]: Indonesia vs Myanmar 84-45, Malaysia vs Indonesia 45-59, Indonesia vs Singapura 80-75.
Indonesia kemudian lolos ke semifinal untuk bertemu
dengan Thailand, yang menjadi runner up grup A [setelah menang dua kali
melawan Kamboja dan Vietnam, dan satu kali kalah melawan Filipina]. Pada
babak semifinal, Indonesia kalah dari Thailand dengan skor 62-65.
Setelah kalah dari Thailand, mereka harus puas dengan medali perunggu setelah Indonesia berhasil mengalahkan Malaysia dengan skor 78-54.
Sekarang mari kita bahas tentang rotasi pemain timnas Indonesia:
- C: Acong/Dodo/Dwi
- PF: Koming/Acong/Welly
- SF: Amin/Batam
- SG: Xaverius/Amin/Dimas/Ary
- PG: Wuysang/Faisal
Wuysang sendiri dimainkan tidak lebih dari lima sampai
enam menit per kuarter dan akan diback up oleh Faisal. Iyus yang sering
terkena foul banyak di pertandingan, terpaksa tidak begitu banyak
dimainkan. Koming yang biasanya berposisi sebagai starter, namun menit
bermainnya banyak diambil oleh Acong.
Acong sendiri adalah kunci dari big man Indonesia,
karena ia cukup versatile untuk bermain di posisi empat atau lima. Ia
cukup besar untuk menghadapi center lawan di defense, dan skilllful
enough untuk menghadapi big man lawan di offense.
Apabila Acong dimainkan dengan Dodo, maka Acong akan
bermain lebih leluasa dan bisa menyimpan energi karena tidak harus
menjaga center lawan. Acong sendiri lebih natural bermain di posisi
empat. Tandem Dodo dengan Acong bisa membuat Acong bermain lebih
maksimal karena Dodo akan lebih dikonsentrasikan untuk defense dan
rebound.
Amin yang biasanya berposisi SF, kadang dimainkan
berbarengan dengan Batam agar Indonesia mempunyai dua shooter di wing.
Batam juga bermain di posisi SF agar Indonesia bisa membiarkan Amin
beristirahat.
Walaupun coach Rastafari menurunkan lineup yang
berbeda tergantung dari matchup Indonesia dengan lawan, namun biasanya
coach Rastafari akan menurunkan: Wuysang [PG], Xaverius [SG], Amin
[SF], Koming [PF], Acong [C] sebagai starter timnas Indonesia.
Namun pada kenyataannya, lineup yang diturunkan
Indonesia untuk mengakhiri pertandingan, tidak sama seperti starter
yang mereka turunkan. Lineup ideal tim Indonesia atau pemain-pemain yang
berperforma terbaik selama Sea Games 2011 adalah:
Wuysang-Amin-Batam-Acong-Dodo.
Amin sendiri menjadi bintang lapangan saat Indonesia
mengalahkan Myanmar di penyisihan grup [Amin finish dengan 18 points, 4
steals, dan 5 rebounds].
Saat mengalahkan Malaysia di penyisihan grup, Amin
kembali menjadi top scorer Indonesia [12 points dan 5 rebounds vs
Malaysia]. Namun Batam juga bersinar saat pertandingan tersebut - 11
points dan 11 rebounds.
Saat mengalahkan Singapura di penyisihan grup, Rony
Gunawan menjadi bintang lapangan dengan 23 points, 10-16 FG, 3-7 3FG,
dan 9 rebounds.
Saat kalah dari Thailand di semifinal, Batam menjadi
pemain terbaik dengan 26 points [9-16 FG, 6-9 3FG], 6 rebounds, dan 2
assists.
Pada saat perebutan peringkat tiga melawan Malaysia,
Rony Gunawan menjadi bintang pada pertandingan tersebut dengan mencetak
16 points dan 14 rebounds. Lalu penampilan gemilang Acong didukung
dengan performa manis terakhir dari rekan-rekan setimnya: Mario Wuysang
mencetak 14 points, 4 steals, 3 assists, Amin mencetak 14 points dan 6
rebounds, dan Batam menambah 13 points dan 4 rebounds.
Dengan statistik demikian, jelas bahwa
Wuysang-Amin-Batam-Acong merupakan empat pemain yang berkontribusi besar
buat performa baik tim Indonesia selama Sea Games 2011 di Indonesia.
Dan untuk melengkapi posisi big man, seperti yang sudah kami jelaskan di
atas, bahwa tandem pelengkap Acong yang ideal adalah Dodo.
Memang lineup Wuysang-Amin-Batam-Acong-Dodo tidak
selalu bisa diturunkan di akhir pertandingan, mungkin karena alasan foul
trouble dan sebagainya. Namun lineup Wuysang-Amin-Batam-Acong-Dodo
adalah peluang terbaik Indonesia untuk meraih hasil maksimal di Sea
Games kemarin [berbeda dengan starter: Wuysang-Xaverius-
Amin-Koming-Acong].
Lineup Wuysang-Amin-Batam-Acong-Dodo begitu berbahaya
di offense karena kelima pemain tersebut mampu menembak dari garis three
points sehingga membuat lawan pusing dengan rotasi defense mereka
apabila Indonesia bermain pick and roll/pick and pop.
Apabila big man lawan tertarik keluar karena harus
menjaga Dodo dari garis three point, Batam dan Acong bisa berjuang untuk
merebut offensive rebounds buat Indonesia [dan ini kerap terjadi di Sea
Games 2011]. Dodo, Amin, dan Batam sendiri juga cukup kuat di defense
[terutama Dodo yang merupakan jantung pertahanan Indonesia].
Wuysang merupakan jantung serangan tim Indonesia.
Permainan timnas begitu mengalir ketika ia ada di lapangan. Amin juga
merupakan shooter murni Indonesia yang selalu dibutuhkan di lapangan
agar defense lawan tidak berfokus pada big man Indonesia. Amin adalah
salah satu shooter yang tetap bisa memasukkan three points walaupun
lawan sudah menjaga Amin di depan badannya.
Acong sendiri merupakan kunci dari big man Indonesia,
karena bisa membuat coach Fari flexibel memainkan big dan small lineup.
Apabila Indonesia ingin bermain dengan small lineup, maka Acong
dimainkan sebagai center. Apabila Indonesia ingin bermain dengan big
lineup, maka Dodo akan diturunkan dengan Acong.
Gaya bermain Batam sendiri sangat menarik; ia mampu
menembak dengan baik dari garis tiga angka, mampu menembak dari mid
range jumper setelah terbuka dengan pick and roll, mampu berlari cepat
di fast break dan mempunyai kemampuan finish yang baik. Selain itu Batam
juga kuat dengan offensive maupun defensive reboundnya.
Sebagai pemain terbaik Indonesia selama 26th Sea Games
2011, pilihan Sportku.com jatuh kepada dua orang: Acong dan Batam.
Mereka terpilih sebagai co-MVP timnas basket putra Indonesia selama 26th
Sea Games 2011 versi tim Sportku.com.
Dimas, Ary, dan Dwi belum mendapat porsi bermain yang
banyak dikarenakan ketatnya persaingan antar tim selama Sea Games 2011.
Koming, Welly dan Faisal sendiri dimainkan untuk melapis starter timnas
agar bisa beristirahat. Koming kadang diturunkan bermain lebih lama
apabila matchupnya tepat untuk Indonesia, karena ia kuat di offense.
Iyus sendiri sebenarnya bisa bermain lebih lama
apabila ia menghindari foul-foul cepat dan mengurangi keagresifannya.
Namun itulah gaya permainan Iyus, ia tidak akan mundur dalam menjaga
lawan, dan akan selalu menempel ketat pemain offense lawan dengan rajin.
Overall, seharusnya Indonesia bisa meraih medali perak
di 26th Sea Games 2011 [karena seandainya lolos ke final pun, sulit
bagi mereka untuk mengalahkan Filipina]. Tentu kita akan lebih puas
apabila Indonesia finish sebagai runner up, namun tidak ada gunanya
membahas hal tersebut.
Sportku.com sendiri sudah meliput dan mengikuti perjuangan timnas basket Indonesia mulai dari mereka awal berlatih, melalui proses seleksi pemain, latihan character building di Batu Jajar, sparring dengan beberapa tim NBL, berlatih selama bulan puasa, berlaga di 9th SEABA Championship, berlatih di Australia, latihan bersama pelatih Australia di Indonesia, berlatih bersama Ron Harper, berlatih bersama Nate Robinson, sampai latihan di air.
Sportku.com sendiri sudah tidak sabar mengikuti performa pemain-pemain timnas sendiri di ajang kompetisi lokal, yaitu Flexi NBL Indonesia 2011-2012.
Kita akan melihat persaingan tim Satria Muda sebagai juara bertahan
yang memiliki Faisal, Welly, dan Dodo [Acong, Wuysang, dan Amin akan
berlaga di ABL season tiga].
Sementara Pelita Jaya Esia akan bermodalkan Dimas,
Ary, Koming, Batam dari timnas, ditambah dengan Kelly Purwanto, Yandi,
dan Romy Chandra [yang juga sempat dipanggil untuk seleksi timnas] di
posisi PG.
Aspac sendiri akan mengandalkan Iyus, dan didukung oleh Thoyib, Mario Gerungan, dan Oki Wira [yang juga sempat masuk proses seleksi timnas]. CLS akan disupport oleh Dwi dan Dimaz Muharri. Garuda Bandung sendiri juga memiliki pemain kawakan seperti Denny Sumargo dan Lolik.
Ajang basket 26th Sea Games 2011 telah berakhir, jujur
tim Sportku.com sedih karena timnas basket putra Indonesia dibubarkan
untuk sementara [sampai ajang internasional berikutnya]. Tapi mari
kita jadikan perjalanan tim Indonesia di 26th Sea Games 2011 sebagai
momen kebangkitan basket Indonesia. Maju terus basket Indonesia!
?


0 komentar:
Posting Komentar
™...Jagan cuma baca doang...™
|-Comment Dong-|